Tata Kelola Data
Pembagian pengambilan keputusan merupakan ciri dari tata kelola data. Tata kelola data yang efektif memerlukan kerjasama dalam organisasi dan lingkup sistem. Beberapa keputusan pada dasarnya merupakan keputusan bisnis yang dibuat melalui masukan dan arahan TI, yang lainnya merupakan keputusan teknis yang yang dibuat dengan masukan dan arahan dari tata kelola data di semua level.
Tata kelola data berbeda dengan tata kelola TI. Tata kelola TI membuat keputusan tentang investasi IT, portofolio aplikasi TI, dan portofolio proyek TI. Tata kelola data menyelaraskan strategi dan tujuan IT dengan strategi dan tujuan enterprise. CobiT (Control Objective For Information and Related Technology) menyediakan standar tata kelola TI, namun hanya sebagian kecil dari kerangka kerja CobiT yang membahasa tentang pengelolaan informasi. Tata kelola data secara khusus diperuntukkan untuk pengelolaan aset data. Tata kelola data merupakan jantung pengelolaan aset data.
Data Stewardship merupakan akuntabilitas formal untuk tanggung jawab bisnis yang memastikan pengawasan dan penggunaan yang efektif terhadap aset data. Beberapa tanggung jawab utama berkaitan dengan tata kelola data, namun ada sejumlah tanggung jawab kepengurusan data signifikan dalam setiap 10 fungsi tata kelola data.
Data steward mengelola aset data atas dasar perhatian utama dalam suatu organisasi. Pengurus data ditugaskan untuk merepresentasikan minat data yang diperlukan oleh seluruh stakeholder, mencakup dan tidak terbatas fungsi khusus divisi atau departemen. Pengurus data harus mendapatkan perspektif enterprise untuk memastikan efektivitas dan kualitas penggunaan data.
Organisasi seringkali membedakan antara executive data steward, coordinating data steward dan bisnis data steward.
* Executive Data Steward, merupakan senior manager yang memberikan layanan pada data governance council.
* Coordinating Data Steward, memimpin dan merepresentasikan tim kepengurusan data dalam diskusi dengan pengurus data eksekutif.
* Business Data Steward, subjek yang dikenal bekerja dengan manajemen data profesional pada basis yang sudah berjalan untuk mendefenisikan dan mengawasi data.
Data Stewardship juga bertanggung jawab terhadap hal-hal diluar fungsi tata kelola data :
* Manajemen arsitektur data : data steward mereview, memvalidasi, menyetujui, dan menyuling ulang arsitektur data. Pengurus data bisnis mendefenisikan kebutuhan spesifikasi data yang diorganisasikan arsitek data kedalam arsitektur enterprise. Koordinator pengurus data membantu arsitek data mengintegrasikan spesifikasi tersebut, memecahkan perbedaan dalam nama dan arti. Pengurus data eksekutif mereview dan menyetujui arsitektur enterprise. Pengurus data disemua level dan arsitek data berkolaborasi untuk mengelola arsitektur data.
* Pembangunan data : business data steward mendefenisikan kebutuhan dan spesifikasi data yang diorganisasikan analis dan arsitek data kedalam model data lojik. Pengurus data juga memvalidasi model fisik data dan desain basisdata, berpartisipasi dalam tes dan konversi basisdata, dan memastikan konsistensi penggunaan istilah dalam dokumentasi dan pelatihan.
* Manajemen operasi data : business data steward mendefenisikan kebutuhan untuk pemulihan dan performansi data, dan membantu layanan level di area ini. Petugas data bisnis juga membantu mengidentifikasi, memperoleh dan mengawasi sumber data eksternal.
* Manajemen keamanan data : business data steward menyediakan kebutuhan keamanan, kepercayaan dan privasi, mengidentifikasi isu keamanan data, membantu dalam audit keamanan data, dan mengklasifikasikan kerahasiaan dalam dokumen dan produk informasi lainnya.
* Manajemen data master dan referensi : business data steward mengawasi pembuatan, pengubahan dan penghapusan nilai kode dan data referensi lain, mendefenisikan kebutuhan manajemen master data, mengidifentifikasi isu manajemen master data.
* Manajemen data warehousing dan BI : business data steward menyediakan kebutuhan BI dan metrik manajemen, dan mengidentifikasi isu BI.
* Manajemen dokomen dan konten : data steward disemua level membuat dan mengelola meta-data bisnis (nama, arti, aturan bisnis), mendefenisikan akses meta-data dan kebutuhan integrasi, dan menggunakan meta-data untuk membuat kepengurusan data dan keputusan tata kelola yang efektif. Mendefenisikan dan mengelola meta-data bisnis merupakan jantung kepengurusan data.
* Manajemen kualitas data : pengembangan kualitas data merupakan bagian penting dari kepengurusan data. business data steward mendefenisikan kebutuhan kualitas data dan aturan bisnis, edit dan validasi aplikasi tes, membantu analisa, sertifikasi, audit kualitas data, memimpin usaha pembersihan data, mengidentifikasikan cara yang proaktif untuk mensolusikan penyebab utama rendahnya kualitas data, mempromosikan kesadaran tentang kualitas data dan memastikan kebutuhan kualitas data ditemukan. Pengurus data secara efektif menampilkan dan menganalisa kualitas data dalam hubungan dengan profesional data.
Referensi : Mosley, Mark (2009) : The Data Management Body of Knowledge (DAMA DMBOK Guide)
Komentar Terkini