Beranda > Sains, Seni, Teknologi > Pemrosesan Bahasa Alami Masa Depan Interaksi Manusia dan Komputer

Pemrosesan Bahasa Alami Masa Depan Interaksi Manusia dan Komputer

Pernahkan anda membayangkan suatu hari nanti ketika anda berkunjung ke Bank dan memerlukan layanan customer service maka yang melayani bukan manusia melainkan robot. Tentu saja bukan sembarang robot melainkan robot yang dapat berkomunikasi secara natural seperti halnya komunikasi antar sesama manusia. Di beberapa film fiksi ilmiah seperti Iron Man misalnya, kita dapat menyaksikan bagaimana Tony Stark memiliki sebuah komputer super canggih yang dapat menjalankan perintahnya hanya dengan komunikasi lisan yang sangat natural. Intinya interaksi antara manusia dan komputer sudah sangat alami sehingga mesin menjadi sangat hidup sekaligus cerdas. Apakah ini sekedar fiksi atau mungkin menjadi kenyataan? Jawabannya adalah sangat mungkin terjadi.  Cabang ilmu komputer yang membahas tentang interaksi manusia komputer secara alami ini disebut Natural Language Processing (NLP) atau Pemrosesan Bahasa Alami (PBA).

Pada prinsipnya bahasa alami adalah suatu bentuk representasi dari suatu pesan yang ingin dikomunikasikan antar manusia. Bentuk utama representasinya adalah berupa suara/ucapan (spoken language), tetapi sering pula dinyatakan dalam bentuk tulisan.

Bahasa dapat dibedakan menjadi (1) Bahasa Alami, dan (2) Bahasa Buatan. Bahasa alami adalah bahasa yang biasa digunakan untuk berkomunikasi antar manusia, misalnya bahasa Indonesia, Sunda, Jawa, Inggris, Jepang, dan sebagainya. Bahasa buatan adalah bahasa yang dibuat secara khusus untuk memenuhi kebutuhan tertentu, misalnya bahasa pemodelan atau bahasa pemrograman komputer.

Salah satu jenis NLP adalah translator bahasa alami ke bahasa buatan yaitu translator yang mengubah perintah-perintah dalam bahasa alami menjadi bahasa buatan yang dapat dieksekusi oleh mesin atau komputer. Sebagai contoh, translator yang memungkinkan kita memberikan perintah bahasa alami kepada komputer. Dengan sistem seperti ini, pengguna sistem dapat memberikan perintah dengan bahasa sehari-hari, misalnya, untuk menghapus semua file, pengguna cukup memberikan perintah ”komputer, tolong hapus semua file !” Translator akan mentranslasikan perintah bahasa alami tersebut menjadi perintah bahasa formal yang dipahami oleh komputer, yaitu
”dir *.* <ENTER>”.

Di Indonesia salah satu peneliti yang fokus pada kajian NPL adalah Dr. Ir. Arry Akhmad Arman, ITB. Beliau kebetulan juga adalah pembimbing saya ketika menyelesaikan tesis. Salah satu hasil penelitian beliau adalah tentang “Koran yang dapat bericara”, seperti yang kita lihat pada film Harry Potter. Sains dan Teknologi membuat imajinasi menjadi realitas.

Kembali ke contoh diawal tentang customer service sebuah bank dimasa depan yang tidak lagi dikerjakan oleh manusia, namun dilakukan oleh robot. Arsitektur dibawah ini menggambarkan bagaimana imajinasi tersebut bisa diwujudkan.

Arsitektur diatas merupakan hasil penelitian yang disebut Ephyra. Ephyra merupakan sebuah sistem Question Answering (QA) yang dapat memberikan jawaban atas pertanyaan secara otomatis dalam lingkungan web. Input dan outputnya adalah teks. Dengan pengembangan Text To Speech, maka visi tentang robot customer service sebentar lagi akan menjadi terwujud. Berita jeleknya : Terminator akan menjadi kenyataan!!!!

Categories: Sains, Seni, Teknologi
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.